Saturday, 31 May 2014

Pentingnya Pemanasan Bagi Tubuh

Seringkali pemanasan ini kita sepelekan, akhirnya berdampak buruk bagi tubuh kita ! Pernah keseleo atau cidera otot saat olahraga? Bisa jadi karena teknik pemanasan Anda yang salah. Pemanasan atau warming up adalah cara untuk mempersiapkan tubuh sebelum melakukan olahraga untuk mengurangi potensi cedera dan mengurangi rasa sakit setelah berolahraga.

Pemanasan yang baik akan melebarkan pembuluh darah, memastikan bahwa otot disuplai oksigen dengan baik. Selain itu pemanasan juga akan meningkatkan suhu otot-otot untuk fleksibilitas dan efisiensi yang optimal. Dengan perlahan-lahan meningkatkan denyut jantung, pemanasan juga membantu meminimalkan tekanan pada jantung ketika mulai lari.

Sama pentingnya dengan pemanasan, pendinginan akan menjaga darah terus mengalir ke seluruh tubuh. Menghentikan kegiatan dengan tiba-tiba dapat menyebabkan pusing karena denyut jantung dan tekanan darah turun dengan cepat. Menurunkan intensitas gerakan secara perlahan-lahan memungkinkan denyut jantung dan tekanan darah untuk turun secara bertahap.

Pemanasan sebelum lari:
  • Waktu yang dibutuhkan untuk pemanasan adalah 5-10 menit
  • Hindari meregangkan otot yang masih dingin. Jadi jangan mulai dengan peregangan.
  • Awali dengan latihan aerobik ringan untuk mengendurkan dan memanaskan otot-otot.
  • Lakukan 5-10 menit jalan cepat, joging pelan, atau bersepeda di atas sepeda statis.
  • Tidak terburu-buru dalam melakukan pemanasan.
  • Jika sudah mulai berlari, jangan langsung digunakan untuk balapan. Mulailah dengan joging pelan dan secara berangsur-angsur tingkatkan kecepatan.

Pendinginan setelah lari:
  • Setelah selesai berlari, lakukan pendinginan dengan cara berjalan atau joging pelan selama 5-10 menit.
  • Setelah itu lakukan peregangan otot. Jangan tunggu sampai tubuh sudah dingin untuk melakukan peregangan.
  • Regangkan otot-otot punggung bagian bawah, leher, betis, paha bagian depan (quadriceps) dan belakang (hamstrings), serta selangkangan.
  • Lakukan peregangan statis atau gerakan misile (berputar pelan). Jangan pernah melakukan gerakan bouncing (memantul-mantul).
  • Tahan tiap gerakan peregangan selama 15-30 detik
  • Lakukan setiap gerakan peregangan satu hingga tiga kali.
  • Peregangan seharusnya bukan gerakan yang menyakitkan. Jangan paksa otot meregang hingga terasa sakit. Jika terasa sakit, segera hentikan peregangan tersebut.

Demikian sekilas tentang teknik pemanasan dan pendinginan. Jika pemanasan dan pendinginan dilakukan dengan benar, hasilnya dapat meningkatkan performa saat melakukan olahraga inti. Dan tentunya juga mengurangi risiko terkilir atau kaku otot.

Selamat Berolahraga kawan :D
BAGIKAN ARTIKEL : Facebook Twitter Google+ Linkedin

Dee Gazaa

Perhatian : Semua artikel blog ini sudah diprotect, Bagi yang ingin copy-paste artikel ini, mohon lampirkan sumber linknya. Terima Kasih!

2 komentar:

  1. ternyata pemanasan bagi tubuh itu sangat lah penting ya gan,,salah satunya saya tidak pernah melakukan pemanasan apa apa kalau di pagi hari ..

    ReplyDelete
  2. yang paling penting pemanasan sebelum melakukan olahraga agar tidak terjadi hal-hal seperti keseleo dan lainnya

    ReplyDelete

 

Copyright @ 2015 INFORMASI DAN TEKNOLOGI.

Designed by Deddy De Gazaa | Boh Jak